Home / News / Upeshka De Silva Didiskualifikasi dari WSOP karena Positif COVID-19

Upeshka De Silva Didiskualifikasi dari WSOP karena Positif COVID-19

Hasil tes COVID-19 Upeshka De Silva memiliki hasil yang positif pada saat turnamen World Series of Poker Berlangsung. Setelah pernyataan tersebut tim medis dan panitia keluarkan Upeshka De Silva langsung terkena diskualifikasi tepat sebelum final berlangsung. Ini menjadi pukulan yang telak bagi kesehatan mentalnya. Karena ini berdampak dengan kesehatan mental otomatis kesehatan fisik juga ikut menurun.

Pertama kali pernyataan ini kami dengar, ini bukan dari mulut pemain poker profesional blasteran Sri Lanka-Amerika Serikat ini sendiri. Tetapi pernyataan ini keluar dari mulut seorang pemenang kejuaraan poker global yang sudah menang sebanyak dua kali, Joe Ingram. Joe Ingram menulis di twitternya bahwa hasil tes COVID-19 Upeshka De Silva memiliki hasil positif. Ini berujung pada panitia mendiskualifikasi dia sebagai finalis World Series of Poker.

Menurut pernyataan Joe Ingram Upeshka De Silva pertama kali menjalani karantina atau quarantine pada tanggal 10 Desember. Kemudian dia lanjutkan dengan tes pada tanggal 20 Desember yang hasilnya positif. 6 hari kemudian dia menjalani tes lagi dan kali ini hasilnya negatif. Satu hari kemudian dia menjalani tes untuk yang ketiga kalinya dan sayangnya kali ini hasil tesnya positif. Hasil tes pada tanggal 27 Desember inilah yang membuat panitia menghentikan langkah Upeshka De Silva meskipun sudah sampai sejauh ini.

Meninjau aturan yang World Series of Poker keluarkan, siapapun pemain yang memiliki hasil tes positif akan terdiskualifikasi. Ini merupakan keputusan panitia turnamen World Series of Poker dan tidak bisa peserta atau pihak lain ganggu gugat.

Karena terdiskualifikasi Upeshka De Silva hanya mendapat pembayaran minmum dari meja terakhir sebanyak $98,813 yang setara dengan 1.4 miliar rupiah. Otomatis peringkat Upeshka De Silva turun drastis. Peringkat di bawahnya naik menggantikan Upeshka De Silva. Yang menggantikan peringkat Upeshka De Silva adalah Harrison Dobin.

Upeshka De Silva Mengungkapkan Semua Kebenarannya

Upeshka De Silva mengutarakan bahwa dirinya telah melakukan karantina pada tanggal 10 Desember. Pada tanggal 20 Desember adalah serangkaian tes pertama yang akan ia jalani. Tes pertama menunjukkan hasil positif COVID-19.

Esoknya ia menghubungi direktur turnamen World Series of Poker Jack Effel. Upeshka De Silva dan Jack Effel kemudian mendiskusikan bagaimana situasi dan kelanjutan turnamen World Series of Poker. Jack Effel bertanya pada Upeshka De Silva apakah dia melakukan tes sendiri pada hari itu, Upeshka De Silva menjawab bahwa dia tidak melakukannya. Jack Effel kemudian bilang untuk Upeshka De Silva melakukan tes dan menunggu hasilnya pada hari Minggu, 27 Desember.

Kemungkinan Lain

Banyak opsi yang memungkinkan untuk panitia World Series of Poker lakukan. Seperti menunda acara, melakukannya secara daring, atau mengatur pembayaran ICM yang akan mereka bayarkan. Sayangnya kita tidak bisa berharap banyak untuk hal ini. Karena ini merupakan aspek internal dari Upeshka De Silva sendiri.

Dengan hampir tidak mungkinnya opsi-opsi di atas dilakukan oleh panitia. Hampir tidak mungkin pula Upeshka De Silva bisa meraih kemenangan. Sangat kita sayangkan memang. Tetapi karen keputusan panitia tidak dapat kita ganggu gugat kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Untuk babak terakhir atau final sendiri akan berlanjut dan berlangsung pada hari Senin tanggal 28 Desember.

COVID-19 yang Menghantui Turnamen World Series of Poker

COVID-19 memang menjadi momok bagi semua orang tak terkecuali bagi para peserta turnamen World Series of Poker. World Series of Poker tahun ini diadakan pada akhir tahun. Bermain poker dengan bayang-bayang dihantui oleh COVID-19 memang sangat menyeramkan.

Beberapa peserta yang positif terpaksa harus terdiskualifikasi dan tidak dapat mengikuti turnamen lagi tahun ini. Memang masih ada tahun depan. Tetapi itu masih lama.

Persiapan yang sudah mereka persiapkan jauh-jauh hari telah sirna karena virus berbahaya tidak terlihat yang mewabah bernama COVID-19.

Turnamen World Series of Poker sendiri sudah berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan keamanan dalam bidang kesehatan. Terutama kesehatan panitia dan peserta yang terlibat. Tetapi alam berkata lain dan tetap bisa masuk ke ajang turnamen judi yang paling bergengsi ini.

Meskipun banyak peserta dan staff panitia yang terinfeksi, turnamen ini masih berlangsung dan sudah mencapai tahap akhir.

Related Post

COMMENTS

Post your reply
We'll never share your email with anyone else.
Subscribe to our newsletter